Kaidah Coaching Hubungan Industrial (10): Lebih Baik Punya Pilihan, Daripada Tidak

Tanggal .

Semua aspek kehidupan adalah pilihan. Setiap detik yang kita lalui penuh dengan pilihan. Semakin banyak pilihan, semakin baik, memuaskan, membahagiakan dan memperbesar peluang kesuksesan. Lebih teknis lagi, memiliki banyak pilihan membuat kita cepat memutuskan, lentur, luas pergaulan, kaya solusi, kreatif dan inovatif.

Seberapa banyak pilihan yang Anda miliki?

Apakah Anda ingin memiliki lebih banyak pilihan?

Pilihan berhubungan dengan value atau nilai-nilai kebenaran yang kita sukai dan yakini. Bila Anda memiliki value tentang kejujuran, maka Anda akan memilih bergaul dengan orang-orang yang jujur, memilih membaca buku-buku tentang kejujuran dan memilih bekerja di lingkungan yang menjunjung tinggi kejujuran. Anda juga akan memilih pasangan hidup yang jujur dan mengajarkan kejujuran pada generasi penerus Anda.

Lebih banyak value yang kita miliki, lebih banyak pilihan yang kita miliki. Biasanya value utama yang kita miliki akan berdampingan dengan value-value lain yang setara dan sejenis. Value kejujuran, biasanya akan berdampingan dengan value keterbukaan, menghargai orang lain, kongruensi, kesederhanaan, walk-the-talk, integritas dan sebagainya. Anda dapat mengidentifikasi lebih jauh secara horisontal, value-value lain apa yang mendampingi value utama Anda.

Anda juga dapat memperluas perbendaharaan value melalui pendekatan berpikir vertikal (meta-state). Gunakan pertanyaan: “Apa pentingnya atau Apa signifikansi value utama?” untuk mengembangkan secara vertikal elemen-elemen hirarkis value utama Anda. Apa pentingnya kejujuran bagi Anda? Jawabanya bisa saja: ketenangan, kebahagiaan, kepercayaan, penghargaan diri, kolaborasi, persaudaraan, pengembangan bisnis, tanggung jawab dan sebagainya.

Semakin banyak value yang Anda miliki dan sadari, semakin banyak pilihan yang Anda miliki.

Dalam dunia hubungan industrial, kaidah ke-10 ini dapat diaplikasikan dan dimanfaatkan dalam bentuk:

  1. Mengembangkan banyak pilihan solusi dalam negosiasi yang akan membuat mitra berunding lebih terbuka dan kreatif dalam mengimbangi dan menanggapi usulan, sehingga kesepakatan lebih mudah dicapai.
  2. Ketika terjadi kebuntuan perundingan, memiliki banyak pilihan yang mampu mengeluarkan para pihak ke ranah kreativitas solusi dan menghindari negosiasi transaksional yang tak kunjung selesai.
  3. Serikat Pekerja yang memiliki banyak pilihan, mampu mengusulkan kepada Manajemen berbagai solusi untuk tercapainya usulan yang saling memenangkan para pihak.
  4. Usulan yang mengandung banyak pilihan memungkinkan para pihak membandingkan pro dan kontra dari masing-masing pilihan secara lebih rasional, dapat diterima dan mempercepat kesepakatan.
  5. Memiliki banyak pilihan usulan, akan membatasi diskusi ke arah pembicaraan yang lebih fokus dan terhindar dari usulan dan tanggapan yang tidak bertanggungjawab dan tidak masuk akal.

Semoga bermanfaat.