Kaidah Coaching Hubungan Industrial (14): Manusia Bukan Hanya Perilakunya

Tanggal .

Manusia tidak hanya diwakili oleh perilakunya. Karena perilaku hanyalah aktualisasi dari apa yang dipikirkan atau dirasakan benar saat itu. Bukan keseluruhan pikir dan rasanya. Melabeli seseorang karena perilakunya, akan membuat kita salah duga dan tersesat. Bagaimana Anda melihat manusia selama ini? Bagaimana Anda melihat perilaku manusia selama ini?

Cara paling bijak adalah memisahkan manusia dengan perilakunya. Manusia adalah makhluk dengan segala kesempurnaan sumberdaya ciptaan Tuhan. Sementara perilaku adalah output dari proses-proses yang dimiliki manusia. Seseorang yang sedang gagal, bukan berarti dia seorang manusia yang gagal. Seseorang yang sedang berprestasi, bukan berarti dia seorang manusia yang berprestasi.

Di dunia hubungan industrial, contoh-contoh aplikasi kaidah ini adalah:

  1. Perilaku yang ditunjukkan oleh para pihak, tidak dapat kita pakai sebagai dasar untuk memberi mereka label tertentu. Manusia juga makhluk beraktualisasi diri yang berkembang setiap saat.
  2. Keputusan dan pilihan seseorang adalah perilakunya. Saat kita mendengar seseorang memilih atau memiliki keputusan tertentu, tidak berarti bahwa  itu adalah identitasnya.
  3. Dalam setiap kesempatan, kita perlu menghargai dan menghormati setiap manusia, apapun perilakunya. Tanggapan kita atas perilaku seseorang dilakukan berdasarkan proses dan outputnya, bukan berdasarkan siapa pelakunya.
  4. Persepsi negatif atas pihak lain berdasarkan perilakunya, akan menutup informasi tentang potensi-potensi sumber daya sistem yang kita milki.