Kaidah Coaching Hubungan Industrial (17): Pengalaman Manusia: Terstruktur & Berpola

Tanggal .

Setiap pengalaman pribadi selalu memiliki dua bagian, isi dan proses atau strukturnya. Keduanya memiliki sifat yang berbeda, namun dapat saling mempengaruhi. Cara Anda mengenang memori lulus sekolah SD, SMP dan SMA strukturnya sama, isinya berbeda. Struktur Anda dalam memandang kejujuran, baik di pekerjaan, keluarga atau persahabatan polanya sama, namun isinya berbeda. Bagaimana Anda melihat struktur dan isi pengalaman Anda selama ini? Apakah Anda menemukan pola yang sama?

Struktur berpikir Anda memiliki pola sama, meskipun isinya berbeda. Pola merasakan Anda selalu sama, meskipun peristiwanya berbeda-beda. Cara Anda berucap Anda sama, meskipun Anda sedang membicarakan materi-materi yang berbeda. Gaya berperilaku Anda selalu sama, meskipun di situasi yang berbeda-beda. Keteraturan ini memungkinkan kita melakukan modeling sebuah pengalaman dan memanfaatkannya untuk direplikasi di pengalaman yang lain. Menggunakan pengalaman cemerlang masa lalu sebagai sebuah sumber daya penting dalam mengantisipasi masa depan. Saat Anda stuck atau buntu menghadapi sebuah masalah, Anda dapat mengingat pengalaman serupa di masa lalu dan memanfaatkannya sebagai pola pendekatan penyelesaian.

Keteraturan pola ini, juga dapat dipakai untuk membangun rapport (chemistry) dalam sebuah hubungan atau komunikasi, dengan cara pacing (menyamakan-menyelaraskan) pola pikir, pola rasa,pola ucap dan pola laku. Manusia selalu menyukai sesuatu yang mirip atau menyerupai dirinya. Anda akan langsung merasa dekat dengan seseorang yang memiliki pola pikir, rasa, ucap dan laku sama dengan Anda.

Dalam dunia hubungan industrial, contoh-contoh aplikasi kaidah ini adalah:

  1. Gunakan struktur pola pikir, rasa, ucap dan laku seseorang atas sebuah pengalaman, untuk memahami pengalaman yang lain.
  2. Gunakan struktur pola pikir, rasa, ucap dan laku seseorang untuk membangun hubungan dan komunikasi kualitas tinggi melalui pacing.
  3. Saat Anda stuck atau buntu menghadapi sebuah permasalahan atau perselisihan, gunakan struktur pengalaman gemilang masa lalu, sebagai pendekatan penyelesaiannya.
  4. Anda dapat melakukan replikasi keunggulan Anda di bidang tertentu, ke bidang keunggulan yang lain.
  5. Anda dapat melakukan replikasi keunggulan orang lain menjadi keunggulan Anda dengan meniru pola atau strukturnya.